Abstract
Kecemasan terhadap masa depan, finansial dan perkerjaan, kurangnya kepercayaan diri, keraguan dalam memutuskan pilihan, tertekan dengan tuntutan lingkungan, serta seringkali terlibat dalam permasalahan hubungan dengan orang terdekat menyebabkan quarter life crisis yang berpengaruh pada kesehatan mental individu. Faktor penyebabnya yaitu dari internal (regulasi emosi) dan eksternal (dukungan sosial. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan regulasi emosi dengan quarter life crisis. Penelitian menggunakan rancangan penelitian korelasional. Sampel penelitian sejumlah 175 mahasiswa, menggunakan metode simple random sampling dalam pengambilan sampel. Teknik analisis dengan analisis korelasi berganda. Instrumen penelitian menggunakan skala dukungan sosial, skala regulasi emosi, dan skala quarter life crisis ketiganya sudah teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian uji korelasi berganda menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.00 terhadap hubungan X1 (dukungan sosial) dan Y (quarter life crisis) maka ada hubungan antar keduanya, lalu pada hubungan X2 (regulasi emosi) dan Y (quarter life crisis) menunjukkan nilai signifikansi 0,395 maka tidak ada hubungan signifikan antar keduanya, sedangkan hubungan X1 dan X2 dengan Y menunjukkan signifikansi 0,00 maka terdapat hubungan secara simultan antar ketiganya.
DOI
10.17977/um059v3i32023p203-216
Recommended Citation
Widaad, El-Tsaniyah Rihlatul; Setiyowati, Arbin Janu; and Rahman, Diniy Hidayatur
(2023)
"Hubungan Dukungan Sosial dan Regulasi Emosi dengan Quarter Life Crisis Mahasiswa,"
Buletin Konseling Inovatif: Vol. 3:
No.
3, Article 3.
DOI: 10.17977/um059v3i32023p203-216
DOI
10.17977/um059v3i32023p203-216
Available at: https://citeus.um.ac.id/buseli/vol3/iss3/3
