•  
  •  
 

Jurnal Pendidikan Humaniora

Abstract

Individu sebagai makhluk sosial mempunyai dorongan untuk berinteraksi. Dalam interaksi sosial, individu memerlukan keterampilan sosial yang baik. Self advocacy sebagai salah satu bagian keterampilan sosial sangat perlu diajarkan kepada siswa. Siswa merupakan individu yang sedang mengalami perubahan fisik, psikis, fase transisi, kebimbangan jati diri, dan identitas diri. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan panduan pelatihan self advocacy siswa SMP yang bertujuan menghasilkan panduan yang memenuhi akseptabilitas dan efektif meningkatkan self advocacy siswa SMP. Model pengembangan menggunakan model Borg & Gall (1983). Hasil uji ahli dan uji pengguna terhadap panduan telah memenuhi kriteria akseptabilitas, dan hasil pretest serta posttest siswa yang diukur dengan skala self advocacy menunjukkan peningkatan.

Share

COinS