•  
  •  
 

Jurnal Pendidikan Sains

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model siklus belajar berbantuan mind map terhadap prestasi belajar fisika ditinjau dari kinerja laboratorium siswa kelas VIII pada materi cahaya di SMP Negeri 1 Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan faktorial 2 × 2. Subjek penelitian berjumlah 204 siswa. Instrumen penelitian terdiri atas instrumen perlakuan yang meliputi silabus, RPP, dan LKS, serta instrumen pengukuran berupa instrumen kinerja laboratorium dan tes prestasi belajar fisika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar fisika siswa yang belajar menggunakan model siklus belajar berbantuan mind map lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran inkuiri. Selain itu, terdapat interaksi antara model pembelajaran dan kinerja laboratorium terhadap prestasi belajar fisika siswa. Prestasi belajar fisika siswa dengan kinerja laboratorium tinggi maupun rendah yang belajar menggunakan model siklus belajar berbantuan mind map juga lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran inkuiri. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa model siklus belajar berbantuan mind map lebih efektif daripada pembelajaran inkuiri dalam meningkatkan prestasi belajar fisika siswa.

First Page

187

Last Page

193

Share

COinS