•  
  •  
 

Jurnal Pendidikan Sains

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah dan berpikir kritis fisika, serta menilai efektivitas model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) dengan strategi metakognitif dibandingkan dengan model SSCS tanpa strategi metakognitif dan pembelajaran konvensional. Rancangan penelitian yang digunakan adalah posttest-only control group design dengan teknik pengambilan sampel secara acak. Data penelitian dikumpulkan melalui tes kemampuan menyelesaikan masalah, tes kemampuan berpikir kritis fisika, dan observasi pelaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah dan berpikir kritis fisika antar kelompok perlakuan. Selain itu, model pembelajaran SSCS yang dipadukan dengan strategi metakognitif terbukti lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah dan berpikir kritis fisika dibandingkan dengan model SSCS tanpa strategi metakognitif dan pembelajaran konvensional.

First Page

194

Last Page

200

Share

COinS