•  
  •  
 

Jurnal Pendidikan Sains

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) tingkat pemahaman makroskopik, mikroskopik, dan simbolik siswa; (2) bentuk kesalahan pemahaman pada ketiga level representasi tersebut; serta (3) keefektifan pendekatan mikroskopik dalam meningkatkan kemampuan siswa menyelesaikan soal makroskopik, simbolik, dan mikroskopik pada materi titrasi asam–basa. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif dan eksperimen semu. Data penelitian berupa pemahaman makroskopik, simbolik, dan mikroskopik siswa yang diukur menggunakan instrumen tes pemahaman makroskopik, simbolik, dan mikroskopik. Validitas isi instrumen diuji oleh tim ahli, sedangkan reliabilitas tes makroskopik dan mikroskopik dihitung menggunakan Spearman–Brown dan reliabilitas tes simbolik menggunakan Alpha Cronbach. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji ANCOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman makroskopik siswa tergolong tinggi, sementara pemahaman simbolik dan mikroskopik tergolong sangat rendah. Kesalahan pemahaman yang teridentifikasi meliputi ketidakpahaman hubungan warna indikator dengan sifat larutan, ketidakmampuan menuliskan reaksi ionisasi dan memilih rumus perhitungan pH, serta ketidakmampuan merepresentasikan proses ionisasi pada tingkat mikroskopik. Pendekatan mikroskopik terbukti lebih efektif dibandingkan pendekatan konvensional dalam meningkatkan kemampuan siswa menyelesaikan soal pada ketiga level representasi. Temuan penting lainnya menunjukkan bahwa siswa beranggapan garam hanya terbentuk apabila jumlah mol asam dan basa yang bereaksi sama.

First Page

208

Last Page

216

Share

COinS