•  
  •  
 

Jurnal Pendidikan Sains

Abstract

Laju reaksi merupakan salah satu pokok bahasan yang dianggap sulit oleh siswa. Salah satu alternatif model pembelajaran konstruktivistik yang diharapkan dapat memudahkan siswa dalam mempelajari topik tersebut adalah model pembelajaran Learning Cycle (LC). Fase-fase LC lebihefektif jika dipadu dengan diagram alir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran LC dipadu dengan diagram alir terhadap kualitas proses, hasil belajar dan kemampuan metakognitif kimia siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif dan rancangan eksperimen semu. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMAN 2 Malang tahun ajaran 2010/2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pada materi laju reaksi, hasil belajar dan kemampuan metakognitif siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran LC dipadu diagram alir lebihtinggi dibandingkan dengan hasil belajar dan kemampuan metakognitif siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran LC tanpa diagram alir, (2) pada materi laju reaksi, terdapat perbedaan hasil belajar yang lebih tinggi pada siswa yang memiliki kemampuan akademik tinggi dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang memiliki kemampuan akademik rendah dan tidak terdapat perbedaankemampuan metakognitif yang signifikan antara siswa yang memiliki kemampuan akademik tinggi dan rendah, (3) tidak terdapat pengaruh interaksi model pembelajaran LC dipadu diagram alir dengan kemampuan akademik terhadap hasil belajar dan kemampuan metakognitif siswa pada materi laju reaksi, (4) pada materi laju reaksi, kualitas proses pembelajaran siswa yang dibelajarkan dengan modelpembelajaran LC dipadu dengan diagram alir dan pembelajaran model LC tanpa diagram alir berlangsungdengan baik.

First Page

1

Last Page

13

Share

COinS