Jurnal Pendidikan Sains
Abstract
Diagnosis kesulitan merupakan hal yang sangat penting bagi guru dalam proses pembelajaran. Melalui diagnosis, guru dapat mengetahui bagian-bagian materi yang mengalami kesulitan bagi siswa dan kemudian memberikan alternatif solusi yang tepat. Diagnosis dapat dilakukan dengan menggunakan mapping mathematic. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI Program Agribisnis Ternak Ruminansia SMKN 1 Maesan Bondowoso sebanyak enam siswa yang dipilih berdasarkan kesalahan dalam tes diagnosis dan kemampuan komunikasi. Data penelitian berupa hasil karya siswa, rekaman selama tes dan proses scaffolding, catatan penting, serta lembar scaffolding. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, wawancara, dan pemberian scaffolding. Pemberian scaffolding dalam penelitian ini mengacu pada strategi scaffolding yang dikemukakan oleh Anghilery. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa pemberian scaffolding pada bagian-bagian sulit yang dialami siswa dapat mengurangi bahkan menghilangkan kesulitan belajar siswa.
First Page
72
Last Page
78
Recommended Citation
Mustaqim, Mustaqim
(2025)
"Proses scaffolding berdasarkan diagnosis kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah program linear dengan menggunakan mapping mathematic,"
Jurnal Pendidikan Sains: Vol. 1:
No.
1, Article 7.
DOI: https://doi.org/10.17977/2442-3904.1131
Available at:
https://citeus.um.ac.id/jps/vol1/iss1/7
